Klaim Gibran Meminta Kaesang Pimpin BGN Tidak Berdasar, Sudaryono Masih Tercatat sebagai Kepala
Unggahan Facebook mengklaim Wapres Gibran meminta Kaesang Pangarep menjadi Ketua Badan Gizi Nasional. Pemeriksaan Komdigi tidak menemukan pernyataan Gibran soal permintaan itu, dan situs resmi BGN masih mencantumkan Sudaryono sebagai Kepala BGN.
Beredar unggahan di Facebook yang menyebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta adiknya, Kaesang Pangarep, menjabat sebagai Ketua Badan Gizi Nasional, seolah penunjukan itu merupakan langkah resmi untuk mengawasi jalannya program.

Cek FaktaHoaks
Klaim yang beredar
Sebuah unggahan di Facebook menyebarkan narasi bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta adiknya, Kaesang Pangarep, untuk menempati posisi Ketua Badan Gizi Nasional (BGN). Narasi itu menggambarkan penunjukan tersebut sebagai langkah resmi yang bertujuan memantau pelaksanaan program BGN.
Faktanya
Pemeriksaan yang dilakukan Komdigi dan mengutip hasil penelusuran turnbackhoax.id tidak menemukan adanya pernyataan Gibran, baik di media sosial maupun dalam pemberitaan, yang berisi permintaan agar Kaesang menjadi Kepala BGN. Penelusuran juga tidak menemukan bukti resmi yang mendukung narasi tersebut.
Sebagai pembanding, laman resmi Badan Gizi Nasional sampai saat ini masih mencatat Sudaryono sebagai Kepala BGN. Menurut informasi yang sama, Sudaryono dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu, 22 Juli 2026, menggantikan Nanik S. Deyang. Dengan demikian, tidak ada dasar untuk menyimpulkan bahwa Kaesang ditunjuk memimpin BGN atas permintaan Wapres Gibran.
Analisis
Klaim ini menyesatkan karena menyatukan dua hal yang berbeda: hubungan keluarga antara pejabat publik dan proses pengisian jabatan resmi. Dengan menyebut permintaan seorang wakil presiden, unggahan itu memberi kesan bahwa penunjukan Kaesang sudah melalui mekanisme kenegaraan, padahal tidak ada pernyataan maupun dokumen yang mendukungnya. Pola semacam ini khas konten yang mencatut nama tokoh untuk menambah kesan kredibel, sementara sumber primernya tidak pernah ada.
Pembaca dirugikan karena informasi keliru tentang pejabat negara dapat memengaruhi penilaian publik terhadap kinerja lembaga dan proses seleksi jabatan. Nama Kaesang dan Gibran juga ikut terseret dalam spekulasi yang tidak berdasar. Selain itu, kekeliruan soal siapa yang memimpin BGN berpotensi mengaburkan pemahaman masyarakat tentang pelaksanaan program gizi.
Untuk memeriksa sendiri, publik dapat membuka laman resmi Badan Gizi Nasional dan mencari nama pejabat yang tercatat, lalu membandingkannya dengan pemberitaan dari media kredibel. Langkah lain adalah menelusuri apakah ada pernyataan langsung dari tokoh yang disebut, karena klaim semacam ini seharusnya disertai sumber primer berupa kutipan atau dokumen resmi. Jika tidak ada, klaim itu layak ditangguhkan sebelum dibagikan.
Kesimpulan
Narasi bahwa Wapres Gibran meminta Kaesang menjabat Ketua BGN tidak terbukti dan berlabel hoaks. Situs resmi BGN masih mencantumkan Sudaryono sebagai Kepala BGN, sehingga klaim penunjukan Kaesang tidak memiliki dasar resmi.
Sumber verifikasi
Komdigi · 12 Oktober 2026Wapres Gibran Minta Kaesang Jabat Ketua BGNTautan pembanding
Kutip publikasi ini
IMPRESI. (2026). Klaim Gibran Meminta Kaesang Pimpin BGN Tidak Berdasar, Sudaryono Masih Tercatat sebagai Kepala. Institut Media dan Ruang Publik Indonesia. https://impresi.or.id/cek-fakta/cek-fakta-wapres-gibran-minta-kaesang-jabat-ketua-bgn
Data dan temuan boleh dikutip dengan menyebut IMPRESI dan menautkan halaman ini.
