Foto Ahok Berjaket PSI Bersama Kaesang Adalah Hasil Rekayasa AI, Bukan Bukti Pindah Partai
Foto Ahok mengenakan atribut PSI bersama Kaesang Pangarep diklaim sebagai bukti kepindahannya ke PSI. Faktanya, Ahok membantah narasi tersebut dan gambar itu merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan; ia masih bergabung dengan PDIP.
Sebuah unggahan di Facebook menampilkan foto Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengenakan jaket PSI dan duduk bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, disertai narasi bahwa Ahok berpindah partai ke PSI.

Cek FaktaHoaks
Klaim yang beredar
Di media sosial Facebook, beredar sebuah foto yang digambarkan memperlihatkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep tengah duduk bersama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang tampak mengenakan jaket PSI. Unggahan itu menyiratkan bahwa Ahok telah berpindah partai ke PSI.
Faktanya
Pemeriksaan yang dilakukan dan dilaporkan oleh Komdigi, dengan mengutip pemberitaan tempo.co, menyimpulkan bahwa klaim tersebut tidak benar. Ahok sendiri membantah kebenaran narasi yang beredar di media sosial. Menurut hasil pemeriksaan, foto Ahok yang memakai atribut PSI bersama Kaesang Pangarep merupakan gambar hasil manipulasi menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Sumber yang sama menegaskan bahwa Ahok bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sejak tahun 2019. Hingga kini ia mengemban amanat sebagai salah satu Ketua DPP PDIP. Dengan demikian, tidak ada dasar faktual bahwa ia berpindah ke PSI sebagaimana disiratkan unggahan tersebut.
Analisis
Kasus ini merupakan contoh menyesatkan yang bertumpu pada rekayasa gambar berbasis AI. Foto yang tampak realistis dipakai untuk menyampaikan klaim politik yang tidak memiliki dasar, lalu disebarkan melalui media sosial sehingga mudah diterima sebagai kenyataan oleh pembaca yang tidak memeriksa lebih jauh. Karena gambar dihasilkan secara sintetis, tidak ada peristiwa nyata yang bisa dikonfirmasi di baliknya; satu-satunya rujukan yang tersedia justru bantahan langsung dari tokoh yang bersangkutan.
Dampak dari konten semacam ini bersifat ganda. Di satu sisi, publik dapat memperoleh gambaran keliru mengenai afiliasi politik seorang tokoh. Di sisi lain, nama Ahok, Kaesang Pangarep, PSI, dan PDIP ikut terseret dalam narasi yang tidak berdasar, sehingga berpotensi menimbulkan salah paham di ruang publik. Perlu ditegaskan bahwa tidak ada informasi dalam sumber yang menunjukkan siapa pembuat atau penyebar pertama gambar tersebut, sehingga penilaian sebaiknya dibatasi pada sifat kontennya, bukan pada dugaan motif pihak tertentu.
Pembaca dapat melakukan pemeriksaan mandiri dengan beberapa langkah sederhana. Pertama, telusuri apakah ada pernyataan resmi dari tokoh atau partai yang disebut. Kedua, periksa apakah foto serupa pernah diberitakan media kredibel. Ketiga, cermati jejak visual yang sering muncul pada gambar rekayasa AI, seperti detail wajah, tangan, atau pencahayaan yang tidak konsisten. Keempat, utamakan membaca hasil pemeriksaan fakta dari lembaga yang kompeten sebelum ikut membagikan.
Kesimpulan
Klaim bahwa foto Ahok berjaket PSI bersama Kaesang Pangarep membuktikan kepindahannya ke PSI adalah hoaks. Gambar tersebut hasil manipulasi AI, dan Ahok masih tercatat sebagai kader PDIP sejak 2019 serta menjabat sebagai salah satu Ketua DPP PDIP.
Sumber verifikasi
Komdigi · 18 Oktober 2026Foto Ahok Pindah Partai ke PSITautan pembanding
Kutip publikasi ini
IMPRESI. (2026). Foto Ahok Berjaket PSI Bersama Kaesang Adalah Hasil Rekayasa AI, Bukan Bukti Pindah Partai. Institut Media dan Ruang Publik Indonesia. https://impresi.or.id/cek-fakta/cek-fakta-foto-ahok-pindah-partai-ke-psi
Data dan temuan boleh dikutip dengan menyebut IMPRESI dan menautkan halaman ini.
