Klaim Mensos Saifullah Yusuf Umumkan Dana Hibah Arab Saudi Adalah Hoaks Hasil Manipulasi AI
Beredar video yang mengklaim Mensos Saifullah Yusuf membuka pendaftaran dana hibah Arab Saudi. Pemeriksaan Komdigi menunjukkan video itu hasil manipulasi: suara tokoh tersebut terdeteksi sebagai AI generatif dan isi aslinya adalah ajakan melawan narkoba.
Sebuah unggahan video di Facebook mengeklaim bahwa Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengumumkan pendaftaran program dana hibah dari Arab Saudi.

Cek FaktaHoaksKlaim yang beredar
Di media sosial Facebook, sebuah unggahan video menyebarkan informasi bahwa Menteri Sosial Saifullah Yusuf membuka pendaftaran program dana hibah dari Arab Saudi. Unggahan itu mengarahkan publik untuk mendaftar pada program yang diklaim berasal dari pemerintah Arab Saudi tersebut.
Faktanya
Komdigi menyatakan klaim tersebut tidak benar. Pemeriksaan pertama dilakukan pada akun Instagram resmi Saifullah Yusuf, @gusipul_id, dan tidak ditemukan informasi apa pun soal pendaftaran dana hibah Arab Saudi.
Penelusuran lanjutan memakai Google Lens menemukan bahwa video dalam unggahan itu identik dengan konten milik akun TikTok @kemensosri, akun Kementerian Sosial Republik Indonesia. Dalam versi aslinya, Saifullah Yusuf mengajak masyarakat memerangi narkoba dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2025.
Pemeriksaan dengan Truth Scan juga menunjukkan bahwa suara Saifullah Yusuf dalam video tersebut merupakan suara hasil kecerdasan buatan generatif, dengan probabilitas mencapai 99 persen. Dengan demikian, video yang mengatasnamakan Saifullah Yusuf untuk mengumumkan pendaftaran dana hibah Arab Saudi adalah hasil manipulasi.
Analisis
Kasus ini memperlihatkan pola yang makin sering muncul: rekayasa audio dan video dengan kecerdasan buatan yang mencatut nama pejabat publik. Bahan mentahnya diambil dari konten resmi yang sah, yakni video kampanye anti narkoba Kementerian Sosial, lalu suaranya diganti sehingga tokoh tersebut tampak mengumumkan program yang tidak pernah ada. Karena wajah dan gestur tetap asli, publik mudah terkecoh dan mengira pesan itu benar-benar disampaikan langsung.
Yang dirugikan bukan hanya institusi dan pejabat yang namanya dicatut, tetapi juga masyarakat yang berpotensi menyerahkan data pribadi atau uang untuk program fiktif. Program hibah yang mengatasnamakan negara asing dan meminta pendaftaran lewat media sosial patut dicurigai, terutama bila tidak ada pengumuman di kanal resmi kementerian.
Publik dapat memeriksa sendiri dengan beberapa langkah sederhana. Pertama, cek apakah informasi serupa muncul di akun resmi kementerian atau pejabat bersangkutan. Kedua, telusuri asal video melalui pencarian gambar untuk menemukan versi aslinya. Ketiga, perhatikan apakah ada permintaan data pribadi atau pembayaran, karena pola semacam itu lazim pada penipuan. Perlu dicatat, Komdigi tidak menyebut siapa pembuat atau penyebar awal konten manipulasi ini, sehingga penilaian sebaiknya dibatasi pada isi kontennya.
Kesimpulan
Klaim bahwa Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengumumkan pendaftaran dana hibah Arab Saudi adalah hoaks. Video yang beredar merupakan manipulasi berbasis kecerdasan buatan atas konten resmi Kementerian Sosial tentang ajakan melawan narkoba, dan suara dalam video itu terdeteksi sebagai AI generatif dengan probabilitas 99 persen.
Sumber verifikasi
Komdigi · 13 Oktober 2026Menteri Sosial Saifullah Yusuf Umumkan Pendaftaran Dana Hibah Arab SaudiTautan pembanding
Kutip publikasi ini
IMPRESI. (2026). Klaim Mensos Saifullah Yusuf Umumkan Dana Hibah Arab Saudi Adalah Hoaks Hasil Manipulasi AI. Institut Media dan Ruang Publik Indonesia. https://impresi.or.id/cek-fakta/cek-fakta-menteri-sosial-saifullah-yusuf-umumkan-pendaftaran-dana-hibah-arab-saudi
Data dan temuan boleh dikutip dengan menyebut IMPRESI dan menautkan halaman ini.
