Komentar Luhut soal Ijazah Gibran Diklaim Beredar, Verifikasi Komdigi Menyebutnya Hoaks
Unggahan Facebook mengklaim Luhut Binsar Pandjaitan berkomentar soal polemik ijazah Gibran Rakabuming Raka. Verifikasi Komdigi menunjukkan klaim itu tidak benar; foto yang dipakai identik dengan gambar dari artikel CNBC Indonesia tentang pertemuan Luhut dengan Presiden Prabowo di Istana Merdeka.
Beredar unggahan di Facebook yang menyatakan bahwa Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan ikut berkomentar mengenai polemik ijazah SLTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Cek FaktaHoaksKlaim yang beredar
Sebuah unggahan di Facebook menyebarkan informasi yang menyebut Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan turut berkomentar menanggapi polemik ijazah SLTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Unggahan itu menampilkan foto Luhut sebagai bagian dari narasi tersebut.
Faktanya
Pemeriksaan yang dilakukan dan dilaporkan Komdigi menyimpulkan bahwa unggahan itu tidak benar. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan foto terkait ke Google Lens. Hasilnya, gambar tersebut identik dengan foto yang muncul dalam artikel cnbcindonesia.com berjudul "Luhut Ungkap Penyebab Orang Miskin Bertambah Meski Ekonomi Tumbuh 5%".
Dalam foto itu tampak Chatib Basri di sisi kiri, Luhut, dan Septian Hario Seto. Menurut keterangan yang dikutip, gambar diambil usai Luhut bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada 9 Juni 2026. Pertemuan tersebut berlangsung untuk melaporkan hasil survei independen mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dengan demikian, tidak ada kaitan antara foto tersebut dan polemik ijazah Gibran. Narasi yang disebarkan tidak didukung oleh konteks asli gambar. Komdigi memberi label hoaks pada konten ini, dan pemeriksaan fakta yang dikutipnya merujuk pada pemberitaan Kompas.com serta CNBC Indonesia sebagai pembanding.
Analisis
Yang membuat klaim ini menyesatkan adalah penggunaan gambar asli dalam konteks yang sama sekali berbeda. Foto pertemuan di Istana Merdeka dipindahkan dari peristiwanya, lalu ditempeli narasi tentang komentar Luhut soal ijazah Gibran. Pola semacam ini bekerja karena pembaca sering berhenti pada gambar dan judul, tanpa menelusuri artikel asalnya.
Karena gambar diambil dari pemberitaan resmi, tampilannya terlihat kredibel dan sulit dibantah sekilas. Padahal, konteks peristiwa, waktu, dan isi pembicaraan dalam foto berbeda jauh dari klaim. Kerugiannya bersifat publik: pembaca memperoleh informasi keliru tentang pernyataan pejabat negara, sementara nama Luhut dan Gibran terseret dalam narasi yang tidak berdasar.
Pembaca dapat memeriksa sendiri dengan mencari gambar melalui penelusuran gambar terbalik, lalu membandingkan hasilnya dengan artikel berita yang memuat foto serupa. Langkah sederhana ini cukup untuk menemukan konteks asli sebelum ikut membagikan unggahan.
Kesimpulan
Klaim bahwa Luhut Binsar Pandjaitan berkomentar soal polemik ijazah Gibran Rakabuming Raka adalah hoaks. Foto yang dipakai berasal dari pertemuan Luhut dengan Presiden Prabowo di Istana Merdeka pada 9 Juni 2026 untuk melaporkan hasil survei Program MBG, bukan dari peristiwa yang diklaim.
Sumber verifikasi
Komdigi · 11 Oktober 2026Komentar Luhut Soal Ijazah Terkait Polemik GibranTautan pembanding
Kutip publikasi ini
IMPRESI. (2026). Komentar Luhut soal Ijazah Gibran Diklaim Beredar, Verifikasi Komdigi Menyebutnya Hoaks. Institut Media dan Ruang Publik Indonesia. https://impresi.or.id/cek-fakta/cek-fakta-komentar-luhut-soal-ijazah-terkait-polemik-gibran
Data dan temuan boleh dikutip dengan menyebut IMPRESI dan menautkan halaman ini.
