Lewati ke isi
Cek FaktaHoaks

Video Purbaya Ditahan dan Berompi Tahanan Beredar, Hasil Pemeriksaan Komdigi: Hoaks

Komdigi menyatakan video Purbaya Yudhi Sadewa memakai rompi tahanan sebagai hoaks; wajah dalam rekaman penahanan Rizky Billar diedit dan diganti dengan wajah Purbaya. Purbaya tidak ditahan, melainkan dicopot secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto dan menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara pada 15 September 2026.

Tim Riset IMPRESI 30 September 2026 2 menit baca
Klaim yang beredar

Sebuah unggahan di media sosial menyebarkan video yang diklaim menampilkan detik-detik Purbaya Yudhi Sadewa ditangkap dan dipakai rompi tahanan, disertai narasi bahwa ia telah dicopot dari jabatan Menteri Keuangan.

PutusanHoaks
Tangkapan layar konten yang beredar, dengan penanda dari Komdigi.
IMPRESICek FaktaHoaks
Baca cek fakta lengkapnyaPindai kode QR · impresi.or.id/cek-fakta
Tangkapan layar konten yang beredar, dengan penanda dari Komdigi. Sumber gambar: Komdigi
Tangkapan layar konten yang beredar, dengan penanda dari Komdigi.
Tangkapan layar konten yang beredar, dengan penanda dari Komdigi. Sumber gambar: Komdigi

Klaim yang beredar

Di media sosial beredar unggahan berisi rekaman yang disebut sebagai momen penangkapan Purbaya Yudhi Sadewa. Narasi dalam unggahan menyebut ia telah diberhentikan dari posisi Menteri Keuangan dan tampak mengenakan rompi tahanan.

Faktanya

Pemeriksaan yang dilakukan Komdigi dan dilaporkan pemeriksa fakta yang dikutipnya, antaranews.com, menyimpulkan klaim tersebut tidak benar. Rekaman yang beredar merupakan hasil penyuntingan: gambar aslinya adalah video penahanan artis Rizky Billar, lalu wajah pada gambar itu diganti dengan wajah Purbaya Yudhi Sadewa.

Menurut laporan yang sama, Purbaya tidak pernah ditahan. Ia dicopot dari jabatannya secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto. Pada Selasa, 15 September 2026, ia menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara. Dokumentasi resmi serah terima itu memperlihatkan Purbaya hadir dengan kemeja putih, dasi, serta jas berwarna hitam — penampilan yang sama sekali berbeda dari rompi tahanan yang ditampilkan dalam video manipulasi.

Analisis

Yang membuat klaim ini menyesatkan adalah cara penyuntingan gambar dimanfaatkan untuk memberi kesan peristiwa nyata. Dengan menempelkan wajah seorang pejabat ke rekaman penahanan figur publik lain, pembuat konten meminjam kredibilitas visual sebuah peristiwa yang benar-benar terjadi, lalu mengalihkannya ke konteks yang sama sekali berbeda. Publik yang hanya melihat potongan video singkat tanpa memeriksa sumbernya mudah menerima kesan tersebut sebagai fakta.

Dampak yang paling langsung dirasakan adalah pada Purbaya Yudhi Sadewa sendiri, yang dalam sumber resmi justru tercatat menjalani proses pergantian jabatan secara normal, bukan proses hukum. Selain itu, informasi keliru semacam ini dapat mengacaukan pemahaman publik tentang situasi pemerintahan dan menimbulkan keresahan yang tidak perlu.

Pembaca dapat melakukan pemeriksaan sederhana sebelum ikut membagikan. Pertama, telusuri apakah rekaman serupa pernah muncul dalam konteks lain, misalnya penahanan seorang artis. Kedua, bandingkan dengan dokumentasi resmi serah terima jabatan yang memperlihatkan pakaian dan suasana acara. Ketiga, cek apakah media kredibel seperti antaranews.com telah membahas unggahan tersebut. Kehati-hatian ini penting karena video hasil suntingan kerap tampil meyakinkan pada pandangan pertama.

Kesimpulan

Berdasarkan pemeriksaan Komdigi, klaim bahwa Purbaya Yudhi Sadewa ditahan dan mengenakan rompi tahanan adalah hoaks. Rekaman tersebut merupakan manipulasi dari video penahanan Rizky Billar, sementara Purbaya sendiri dicopot secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto dan menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara pada 15 September 2026.

Sumber verifikasi

Komdigi · 30 September 2026Video Detik-Detik Purbaya Ditahan dan Memakai Rompi Tahanan

Tautan pembanding

Tentang cek fakta ini. Artikel ini adalah telaah dan penulisan ulang IMPRESI atas hasil verifikasi Komdigi, dengan analisis tambahan dari tim IMPRESI. Draf awal dibantu kecerdasan buatan dan setiap cek fakta diperiksa serta disetujui editor sebelum terbit. Lihat metodologi.

Koreksi. Bila menemukan kekeliruan, sampaikan ke impresimediamonitoring@gmail.com. Menemukan klaim lain yang meragukan? Laporkan ke IMPRESI.

Kutip publikasi ini

IMPRESI. (2026). Video Purbaya Ditahan dan Berompi Tahanan Beredar, Hasil Pemeriksaan Komdigi: Hoaks. Institut Media dan Ruang Publik Indonesia. https://impresi.or.id/cek-fakta/cek-fakta-video-detik-detik-purbaya-ditahan-dan-memakai-rompi-tahanan

Data dan temuan boleh dikutip dengan menyebut IMPRESI dan menautkan halaman ini.