Tautan Lowongan Kerja Adaro Andalan Indonesia 2026 Beredar di TikTok, Komdigi Sebut Hoaks
Unggahan TikTok yang mengeklaim adanya tautan lowongan kerja PT Adaro Andalan Indonesia 2026 dinyatakan hoaks oleh Komdigi. Tautan tersebut justru mengarah ke formulir pengisian data pribadi yang diduga modus phishing, dan perusahaan tidak membuka lowongan apa pun.
Sebuah unggahan di TikTok mengeklaim adanya tautan lowongan kerja PT Adaro Andalan Indonesia untuk tahun 2026.

Cek FaktaHoaks
Klaim yang beredar
Di media sosial TikTok, beredar unggahan yang menyebut adanya tautan pendaftaran lowongan kerja di PT Adaro Andalan Indonesia untuk tahun 2026. Unggahan itu mengarahkan pengguna untuk mengakses tautan yang diklaim sebagai pintu masuk rekrutmen perusahaan tersebut.
Faktanya
Pemeriksaan yang dilakukan Komdigi, dengan merujuk pada pemeriksa fakta turnbackhoax.id, menunjukkan bahwa klaim itu tidak benar. Tautan dalam unggahan tersebut ternyata mengarah ke sebuah formulir yang meminta pengguna mengisi nama lengkap sesuai KTP serta nomor Telegram yang aktif. Pola permintaan data semacam ini dinilai sebagai kemungkinan besar modus phishing atau pencurian data pribadi.
Selain itu, penelusuran pada laman resmi karier perusahaan, adarocareer.com, tidak menemukan informasi mengenai pembukaan lowongan pekerjaan yang disebut dalam unggahan. Perusahaan juga sedang tidak membuka lowongan untuk posisi apa pun. Dengan demikian, tidak ada dasar bagi klaim adanya rekrutmen tahun 2026 sebagaimana disebarkan.
Analisis
Kasus ini memperlihatkan pola penipuan yang cukup lazim: nama perusahaan besar dicatut untuk menarik perhatian pencari kerja, lalu korban diarahkan ke tautan yang meminta data pribadi. Permintaan nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif bukanlah prosedur lazim dalam rekrutmen resmi, sehingga seharusnya menjadi tanda peringatan bagi penerima unggahan. Data yang terkumpul berpotensi disalahgunakan, misalnya untuk penipuan lanjutan yang mengatasnamakan korban.
Yang dirugikan bukan hanya pelamar yang datanya terancam, tetapi juga reputasi perusahaan yang namanya dipakai tanpa izin. Karena itu, publik perlu membiasakan diri memeriksa kanal resmi perusahaan sebelum mempercayai tautan lowongan kerja. Pada kasus ini, laman adarocareer.com dapat dijadikan rujukan utama: bila posisi yang disebut tidak tercantum di sana, klaim lowongan patut dicurigai. Masyarakat juga dianjurkan tidak mengisi formulir yang meminta data identitas dan kontak pribadi melalui tautan yang tidak jelas asal-usulnya, serta melaporkan unggahan semacam itu kepada platform.
Perlu ditegaskan bahwa penilaian ini bersandar pada hasil verifikasi Komdigi dan pemeriksa fakta yang dikutipnya. IMPRESI tidak melakukan pemeriksaan lapangan sendiri, melainkan menelaah dan menyajikan ulang temuan tersebut agar mudah dipahami publik.
Kesimpulan
Klaim tentang tautan lowongan kerja PT Adaro Andalan Indonesia 2026 adalah hoaks. Tautan yang beredar mengarah ke formulir pengisian data pribadi yang diduga phishing, sementara laman resmi perusahaan tidak memuat informasi lowongan tersebut dan perusahaan sedang tidak membuka rekrutmen untuk posisi apa pun.
Sumber verifikasi
Komdigi · 12 Oktober 2026Tautan Lowongan Kerja Adaro Andalan Indonesia 2026Tautan pembanding
Kutip publikasi ini
IMPRESI. (2026). Tautan Lowongan Kerja Adaro Andalan Indonesia 2026 Beredar di TikTok, Komdigi Sebut Hoaks. Institut Media dan Ruang Publik Indonesia. https://impresi.or.id/cek-fakta/cek-fakta-tautan-lowongan-kerja-adaro-andalan-indonesia-2026
Data dan temuan boleh dikutip dengan menyebut IMPRESI dan menautkan halaman ini.
