Klaim Lowongan Kerja SPX Express di TikTok Ternyata Hoaks, Tautannya Berpotensi Mencuri Data Pribadi
Unggahan TikTok yang mengabarkan lowongan kerja SPX Express Indonesia tidak benar dan tautannya justru berpotensi menjerat pelamar ke pencurian data pribadi. Pendaftaran resmi hanya lewat Google Form di laman SPX untuk posisi kurir, vendor, dan agen, serta laman karier Shopee untuk posisi lain.
Sebuah video di TikTok menyebarkan informasi lowongan kerja di SPX Express Indonesia dan menyertakan tautan pendaftaran bagi pelamar.

Cek FaktaHoaksKlaim yang beredar
Di media sosial TikTok beredar sebuah video yang menyatakan bahwa SPX Express Indonesia sedang membuka lowongan kerja. Unggahan itu menyertakan tautan yang disebut sebagai jalur pendaftaran bagi calon pelamar.
Faktanya
Komdigi melaporkan bahwa klaim tersebut tidak benar. Pemeriksaan yang mengacu pada turnbackhoax.id tidak menemukan adanya informasi resmi soal lowongan kerja sebagaimana digambarkan dalam unggahan itu. Tautan yang disebarkan pun bukan mengarah ke kanal resmi, melainkan ke sebuah laman yang meminta pelamar menyerahkan data pribadi, antara lain nama lengkap, alamat, dan nomor Telegram yang aktif. Pola permintaan data semacam ini dicurigai sebagai upaya mengambil data pribadi pengguna atau phishing.
Merujuk laman resmi SPX Express, jalur pendaftaran untuk posisi kurir, vendor, dan agen dibuka lewat Google Form yang tersedia di situs spx.co.id. Sementara itu, lowongan untuk posisi selain ketiganya hanya dapat diakses melalui laman karier Shopee di careers.shopee.co.id.
Analisis
Yang membuat unggahan ini menyesatkan adalah kombinasi antara janji lowongan kerja dan tautan yang meniru prosedur pendaftaran. Video pendek di platform seperti TikTok mudah tersebar dan sulit diverifikasi ulang oleh penonton, sehingga tautan di dalamnya sering diterima tanpa dicek lebih dulu. Dalam kasus ini, laman yang dituju tidak berada di domain resmi perusahaan, tetapi justru meminta keterangan pribadi yang tidak lazim diminta pada tahap awal melamar kerja, termasuk nomor Telegram aktif.
Permintaan data seperti nama lengkap, alamat, dan kontak aktif memberi pelaku bahan yang cukup untuk menghubungi korban kembali, misalnya dengan tawaran palsu lanjutan atau upaya penipuan lain. Pihak yang paling dirugikan adalah pencari kerja yang sedang membutuhkan kesempatan dan mengandalkan informasi dari media sosial. Nama SPX Express serta Shopee juga ikut terdampak karena lembaganya dicatut dalam informasi yang tidak berasal dari mereka.
Pembaca dapat memeriksa sendiri sebelum mengikuti tautan apa pun. Langkah pertama adalah memastikan alamat situs benar-benar berada di domain resmi perusahaan, bukan laman pihak ketiga. Langkah kedua, mencocokkan informasi lowongan dengan kanal resmi yang disebut perusahaan, yakni spx.co.id untuk posisi kurir, vendor, dan agen, serta careers.shopee.co.id untuk posisi lainnya. Langkah ketiga, menolak menyerahkan data pribadi melalui tautan yang tidak jelas asalnya, terutama bila permintaan itu datang dari unggahan media sosial yang tidak dapat dipastikan sumbernya.
Kesimpulan
Informasi lowongan kerja SPX Express Indonesia dalam video TikTok tersebut adalah hoaks. Tidak ada pendaftaran resmi melalui tautan yang beredar, dan tautan itu justru berpotensi dipakai untuk mengambil data pribadi pelamar. Pendaftaran yang sah hanya melalui Google Form di laman resmi SPX untuk posisi kurir, vendor, dan agen, serta laman karier Shopee untuk posisi lain.
Sumber verifikasi
Komdigi · 19 Oktober 2026Lowongan Kerja SPX Express IndonesiaTautan pembanding
Kutip publikasi ini
IMPRESI. (2026). Klaim Lowongan Kerja SPX Express di TikTok Ternyata Hoaks, Tautannya Berpotensi Mencuri Data Pribadi. Institut Media dan Ruang Publik Indonesia. https://impresi.or.id/cek-fakta/cek-fakta-lowongan-kerja-spx-express-indonesia
Data dan temuan boleh dikutip dengan menyebut IMPRESI dan menautkan halaman ini.
