Lowongan Kerja Nestle Indonesia di TikTok Adalah Hoaks, Tautan Justru Meminta Data Pribadi
Unggahan TikTok yang mengklaim membagikan lowongan kerja Nestle Indonesia dinyatakan hoaks oleh Komdigi. Tautan dalam unggahan itu justru mengarah ke halaman mencurigakan yang meminta data pribadi, dan foto kontennya terdeteksi sebagai hasil kecerdasan buatan.
Sebuah unggahan di TikTok mengklaim membagikan informasi lowongan kerja di Nestle Indonesia.

Cek FaktaHoaks
Klaim yang beredar
Di media sosial TikTok beredar sebuah unggahan yang menyampaikan informasi tentang lowongan kerja di Nestle Indonesia. Unggahan itu mendorong pengguna untuk mengakses tautan yang disertakan guna memperoleh informasi lebih lanjut mengenai lowongan tersebut.
Faktanya
Pemeriksaan yang dilakukan Komdigi menunjukkan klaim itu tidak benar. Mengutip turnbackhoax.id, tautan dalam unggahan tidak mengarah ke halaman rekrutmen resmi, melainkan ke sebuah halaman mencurigakan yang memuat formulir digital. Formulir tersebut meminta pengguna mengisi data pribadi, antara lain nama lengkap dan nomor Telegram.
Selain itu, foto yang digunakan dalam konten diperiksa dengan alat deteksi AI Hive Moderation. Hasilnya, gambar tersebut dinilai sebagai hasil kecerdasan buatan dengan probabilitas mencapai 98,9 persen.
Komdigi juga merujuk laman karier resmi Nestle Indonesia di nestle.co.id. Menurut laman tersebut, seluruh proses rekrutmen lowongan kerja Nestle Indonesia dijalankan melalui sistem daring career2.successfactors.eu. Dengan demikian, tidak ada jalur pendaftaran melalui tautan seperti yang disebarkan dalam unggahan TikTok itu.
Analisis
Kasus ini memperlihatkan pola penipuan yang cukup khas: nama perusahaan besar dicatut untuk menarik perhatian, lalu korban diarahkan ke halaman di luar kanal resmi. Yang membuatnya menyesatkan adalah kombinasi dua teknik sekaligus. Pertama, penggunaan gambar yang menurut Hive Moderation sangat mungkin dihasilkan kecerdasan buatan, sehingga tampilan konten terkesan profesional dan meyakinkan. Kedua, penyediaan tautan yang tidak berhubungan dengan sistem rekrutmen resmi, tetapi justru meminta data pribadi seperti nama lengkap dan nomor Telegram.
Permintaan data semacam itu perlu dicermati karena informasi pribadi dapat disalahgunakan, misalnya untuk penipuan lanjutan yang mengatasnamakan pelamar. Pihak yang paling dirugikan adalah pencari kerja yang sedang membutuhkan lowongan dan tergoda mengisi formulir tanpa memeriksa sumbernya. Nama Nestle Indonesia juga ikut dirugikan karena citranya dicatut dalam konten yang tidak berkaitan dengan proses rekrutmennya.
Publik dapat memeriksa sendiri sebelum bertindak. Langkah paling sederhana adalah memastikan informasi lowongan hanya bersumber dari laman karier resmi perusahaan, yaitu nestle.co.id, dan menyadari bahwa proses rekrutmen Nestle Indonesia berjalan melalui career2.successfactors.eu. Jika sebuah tautan meminta data pribadi di luar sistem tersebut, sebaiknya tidak diisi. Pembaca juga dapat menelusuri hasil pemeriksaan di turnbackhoax.id untuk memastikan status informasi yang diterima.
Kesimpulan
Klaim mengenai lowongan kerja Nestle Indonesia dalam unggahan TikTok tersebut adalah hoaks. Tautannya mengarah ke halaman mencurigakan yang meminta data pribadi, gambarnya terdeteksi sebagai hasil kecerdasan buatan, dan proses rekrutmen resmi Nestle Indonesia hanya dilakukan melalui sistem daring career2.successfactors.eu.
Sumber verifikasi
Komdigi · 16 Oktober 2026Lowongan Kerja Nestle IndonesiaTautan pembanding
Kutip publikasi ini
IMPRESI. (2026). Lowongan Kerja Nestle Indonesia di TikTok Adalah Hoaks, Tautan Justru Meminta Data Pribadi. Institut Media dan Ruang Publik Indonesia. https://impresi.or.id/cek-fakta/cek-fakta-lowongan-kerja-nestle-indonesia
Data dan temuan boleh dikutip dengan menyebut IMPRESI dan menautkan halaman ini.
