Foto Evakuasi Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Disebut Asli, Ternyata Rekayasa AI
Foto petugas yang mengevakuasi fasilitas mewah di Lapas Cibinong diklaim sebagai dokumentasi asli menjelang sidak menteri. Pemeriksaan Komdigi menunjukkan gambar itu hasil manipulasi AI, meski pengakuan soal pemindahan barang mewah sebelum sidak memang benar adanya.
Sebuah foto di Facebook menampilkan petugas Lapas Kelas IIA Cibinong sedang mengeluarkan ratusan barang mewah seperti AC, televisi, kipas, dan kulkas menjelang inspeksi mendadak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pada 27 September 2026. Narasi menyebut fasilitas tersebut sengaja dibersihkan dari dalam lapas sebelum sidak.

Cek FaktaHoaks
Klaim yang beredar
Di media sosial Facebook beredar sebuah foto yang digambarkan sebagai dokumentasi petugas Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, saat mengeluarkan ratusan fasilitas mewah berupa AC, televisi, kipas, dan kulkas. Menurut narasi yang menyertainya, barang-barang itu "disapu bersih" dari dalam lapas menjelang inspeksi mendadak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto pada 27 September 2026.
Faktanya
Komdigi menyatakan klaim tersebut tidak benar. Pemeriksaan yang dilaporkan Komdigi dan mengutip pemberitaan Kompas.com menemukan bahwa foto yang beredar merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan, bukan dokumentasi asli proses pemindahan barang.
Ada sejumlah kejanggalan visual pada gambar itu, antara lain pada wajah, bentuk jari, serta rincian seragam petugas. Hive Moderation menilai kemungkinan gambar tersebut dihasilkan AI mencapai 99,8 persen, sedangkan TruthScan menaksirnya sebesar 97 persen.
Meski begitu, sumber yang sama mencatat adanya fakta yang menyertai klaim itu. Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto mengakui dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XIII DPR RI pada 28 September 2026 bahwa ia memerintahkan pemindahan sejumlah barang mewah sebelum sidak Menteri berlangsung. Pengakuan ini benar, tetapi tidak menjadikan foto yang beredar sebagai bukti visual yang sah.
Analisis
Yang menyesatkan dari unggahan ini bukan semata isinya, melainkan cara gambar rekayasa AI ditempatkan berdampingan dengan peristiwa yang nyata. Karena ada pengakuan resmi soal pemindahan barang mewah, publik mudah menganggap foto apa pun yang menampilkan adegan serupa sebagai bukti pendukung. Kombinasi antara peristiwa benar dan gambar palsu inilah yang membuat klaim terasa meyakinkan.
Dampaknya, diskusi publik tentang tata kelola lapas bisa bergeser dari persoalan substantif ke perdebatan soal keaslian gambar. Pihak yang dirugikan antara lain institusi pemasyarakatan dan petugas yang wajah serta seragamnya dipakai dalam gambar buatan mesin, tanpa bukti bahwa mereka terlibat dalam adegan yang digambarkan.
Pembaca dapat memeriksa sendiri sebelum membagikan. Perhatikan detail kecil seperti proporsi jari, konsistensi wajah, dan kerapian atribut seragam yang sering menjadi titik lemah gambar AI. Telusuri juga apakah gambar yang sama pernah muncul di pemberitaan kredibel, dan gunakan alat pendeteksi gambar AI sebagai bahan pertimbangan awal, bukan satu-satunya rujukan.
Kesimpulan
Foto evakuasi fasilitas mewah di Lapas Cibinong yang beredar di Facebook adalah hoaks. Gambar tersebut merupakan rekayasa AI, kendati pengakuan soal pemindahan barang mewah sebelum sidak Menteri memang benar. Verifikasi dilakukan Komdigi dengan merujuk pemeriksaan fakta Kompas.com.
Sumber verifikasi
Komdigi · 4 Oktober 2026Foto Petugas Evakuasi Fasilitas Mewah di Lapas CibinongTautan pembanding
Kutip publikasi ini
IMPRESI. (2026). Foto Evakuasi Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Disebut Asli, Ternyata Rekayasa AI. Institut Media dan Ruang Publik Indonesia. https://impresi.or.id/cek-fakta/cek-fakta-foto-petugas-evakuasi-fasilitas-mewah-di-lapas-cibinong
Data dan temuan boleh dikutip dengan menyebut IMPRESI dan menautkan halaman ini.
