Video Banjir Bandang Masuk Mal di Bandung Beredar, Komdigi Sebut Hasil Rekayasa AI
Komdigi menyatakan tidak ada bukti kredibel soal banjir bandang yang menerobos mal di Kota Bandung seperti dalam video yang beredar. Video itu dinilai merupakan rekayasa kecerdasan buatan dengan probabilitas 83,39 persen.
Sebuah video di Facebook memperlihatkan air bah menerobos pintu kaca sebuah pusat perbelanjaan di Kota Bandung, Jawa Barat, dengan narasi bahwa peristiwa itu terjadi pada 24 September 2026.

Cek FaktaHoaksKlaim yang beredar
Sebuah unggahan video di Facebook diklaim menampilkan air bah yang menghantam sebuah pusat perbelanjaan di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Dalam tayangan itu, sejumlah orang terlihat berupaya menahan pintu kaca mal, namun upaya mereka tidak berhasil dan air tetap masuk. Unggahan tersebut beredar pada 24 September 2026.
Faktanya
Komdigi menyatakan klaim itu tidak benar. Mengutip penelusuran Kompas.com, tidak ditemukan pemberitaan kredibel tentang peristiwa air bah yang sampai masuk ke sebuah mal di Kota Bandung. Kota Bandung memang dilanda banjir di sejumlah lokasi, termasuk di Jalan Kopo Raya, Kecamatan Bojongloa Kidul, pada 26 September 2026. Namun, peristiwa itu tidak sama dengan narasi dalam video.
Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa video tersebut merupakan hasil manipulasi yang dibuat dengan kecerdasan buatan. Probabilitasnya tercatat 83,39 persen. Dengan demikian, tayangan yang diklaim sebagai dokumentasi banjir bandang di mal itu tidak dapat dijadikan rujukan sebagai peristiwa nyata.
Analisis
Yang membuat klaim ini menyesatkan adalah cara penyajiannya: sebuah rekayasa visual dipasangkan dengan peristiwa banjir yang benar-benar terjadi di Bandung pada waktu yang berdekatan. Publik yang melihat video berdurasi singkat dan dramatis cenderung tidak memeriksa lokasi, waktu, maupun sumber aslinya. Kombinasi adegan pintu kaca jebol dan suasana panik memberi kesan otentik, padahal pemeriksaan teknis menunjukkan jejak pembuatan AI.
Kerugiannya bersifat publik: warga bisa salah menilai tingkat bahaya di lokasi tertentu, sementara peristiwa banjir yang sungguh terjadi di Jalan Kopo Raya justru kehilangan perhatian. Pihak yang dirugikan juga pengelola mal dan warga Bandung yang citranya terbawa narasi keliru.
Pembaca dapat melakukan pemeriksaan sederhana sebelum membagikan. Pertama, cari pemberitaan dari media kredibel soal kejadian yang disebut. Kedua, perhatikan tanggal unggahan dan bandingkan dengan waktu peristiwa banjir yang dilaporkan. Ketiga, cermati detail visual yang sering menjadi penanda konten AI, seperti gerakan yang tidak wajar dan pantulan cahaya yang janggal. Keempat, gunakan hasil pemeriksaan lembaga resmi, dalam hal ini Komdigi, sebagai rujukan.
Kesimpulan
Klaim bahwa video tersebut memperlihatkan banjir bandang menerobos sebuah mal di Kota Bandung tidak terbukti. Komdigi memberi label hoaks pada unggahan itu, dan pemeriksaan menunjukkan kontennya direkayasa dengan kecerdasan buatan. Banjir yang dilaporkan di Bandung terjadi di lokasi lain dan tidak sama dengan adegan dalam video.
Sumber verifikasi
Komdigi · 29 September 2026Video Banjir Bandang Menerjang Masuk Mal di Kota BandungTautan pembanding
Kutip publikasi ini
IMPRESI. (2026). Video Banjir Bandang Masuk Mal di Bandung Beredar, Komdigi Sebut Hasil Rekayasa AI. Institut Media dan Ruang Publik Indonesia. https://impresi.or.id/cek-fakta/cek-fakta-video-banjir-bandang-menerjang-masuk-mal-di-kota-bandung
Data dan temuan boleh dikutip dengan menyebut IMPRESI dan menautkan halaman ini.
