Uang Kertas Rp1 Juta Bergambar Delapan Presiden RI Itu Rekayasa AI, Bukan Terbitan Bank Indonesia
Sebuah unggahan Facebook menampilkan gambar uang kertas yang diklaim sebagai pecahan Rp1 juta bergambar para Presiden RI. Pemeriksaan Komdigi memastikan gambar itu hasil rekayasa kecerdasan buatan dan bukan pecahan resmi; Bank Indonesia bersama Perum Peruri menyatakan tidak pernah menerbitkan maupun mencetak uang tersebut.
Beredar di Facebook gambar uang kertas yang disebut sebagai pecahan Rp1 juta, memuat tulisan "Bank Indonesia", "Satu Juta Rupiah", dan "Republik Indonesia", serta menampilkan potret sejumlah Presiden RI.

Cek FaktaHoaksKlaim yang beredar
Di media sosial Facebook beredar sebuah gambar yang digambarkan sebagai uang kertas pecahan Rp1 juta. Gambar itu memuat tulisan "Bank Indonesia", "Satu Juta Rupiah", dan "Republik Indonesia", serta menampilkan potret sejumlah tokoh yang disebut sebagai Presiden Republik Indonesia.
Faktanya
Pemeriksaan yang dilakukan Komdigi menyimpulkan klaim tersebut tidak benar. Mengacu pada laporan tirto.id yang dikutip dalam verifikasi itu, gambar uang kertas tersebut merupakan hasil buatan kecerdasan buatan (AI) yang dirancang agar tampak menyerupai pecahan uang asli.
Pecahan Rp1 juta itu juga tidak tercantum dalam daftar pecahan uang kertas rupiah Tahun Emisi 2022 yang diterbitkan Bank Indonesia. Bank Indonesia dan Perum Peruri, sebagaimana disebut dalam sumber yang sama, membantah klaim tersebut dan menegaskan tidak pernah menerbitkan atau mencetak uang kertas bernilai Rp1.000.000 dengan desain seperti dalam gambar.
Analisis
Yang membuat klaim ini menyesatkan adalah bentuk penyajiannya. Gambar rekayasa AI dibuat meniru ciri visual uang rupiah — nama bank sentral, nominal, dan frasa kenegaraan — sehingga pada pandangan sekilas tampak kredibel. Penambahan potret sejumlah mantan presiden memperkuat kesan bahwa gambar itu bersifat resmi dan monumental, padahal tidak ada dasar penerbitannya.
Kekeliruan seperti ini berpotensi merugikan publik dalam beberapa hal. Pembaca yang percaya dapat menganggap ada pecahan baru yang berlaku, lalu membagikannya lebih luas tanpa memeriksa. Kepercayaan pada lembaga penerbit uang juga bisa tergerus bila gambar semacam ini terus beredar tanpa penjelasan. Nama Bank Indonesia dan Perum Peruri turut tercatat dalam klaim, meski keduanya telah membantah keterlibatan.
Untuk memeriksa sendiri, publik dapat mencocokkan gambar dengan daftar pecahan uang kertas yang dirilis resmi Bank Indonesia, khususnya edisi Tahun Emisi 2022. Cara lain adalah menelusuri apakah gambar serupa pernah diberitakan oleh media kredibel atau justru hanya berputar di unggahan media sosial. Ciri visual yang terlalu rapi namun tidak konsisten dengan desain resmi, termasuk pencantuman nominal yang tidak ada dalam daftar, patut menjadi tanda peringatan.
Perlu ditegaskan bahwa IMPRESI tidak melakukan pemeriksaan pertama atas kasus ini. Penilaian faktual sepenuhnya bersandar pada verifikasi Komdigi dan laporan tirto.id yang dikutipnya.
Kesimpulan
Klaim bahwa Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp1 juta bergambar delapan Presiden RI adalah hoaks. Gambar tersebut merupakan rekayasa AI, tidak termasuk pecahan resmi Tahun Emisi 2022, dan telah dibantah oleh Bank Indonesia serta Perum Peruri.
Sumber verifikasi
Komdigi · 19 Oktober 2026Uang Kertas Pecahan Rp1 Juta Bergambar Delapan Presiden RITautan pembanding
Kutip publikasi ini
IMPRESI. (2026). Uang Kertas Rp1 Juta Bergambar Delapan Presiden RI Itu Rekayasa AI, Bukan Terbitan Bank Indonesia. Institut Media dan Ruang Publik Indonesia. https://impresi.or.id/cek-fakta/cek-fakta-uang-kertas-pecahan-rp1-juta-bergambar-delapan-presiden-ri
Data dan temuan boleh dikutip dengan menyebut IMPRESI dan menautkan halaman ini.
