Lewati ke isi
Cek FaktaHoaks

Klaim Pendaftaran Dana Bantuan Sherly Tjoanda Beredar di TikTok, Hasil Penelusuran: Hoaks

Video di TikTok yang menampilkan Sherly Tjoanda menawarkan pendaftaran dana bantuan modal usaha, bangun rumah, dan biaya sekolah merupakan konten rekayasa. Penelusuran Komdigi menemukan foto asli dari Instagram pribadi Sherly Tjoanda yang tidak berkaitan dengan bantuan apa pun, sementara videonya dibuat dengan kecerdasan buatan.

Tim Riset IMPRESI 30 September 2026 2 menit baca
Klaim yang beredar

Beredar video di TikTok yang menampilkan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menawarkan pendaftaran dana bantuan berupa modal usaha, bangun rumah, dan biaya sekolah kepada siapa pun yang melihat video tersebut, termasuk dari luar daerah.

PutusanHoaks
Tangkapan layar konten yang beredar, dengan penanda dari Komdigi.
IMPRESICek FaktaHoaks
Baca cek fakta lengkapnyaPindai kode QR · impresi.or.id/cek-fakta
Tangkapan layar konten yang beredar, dengan penanda dari Komdigi. Sumber gambar: Komdigi
Tangkapan layar konten yang beredar, dengan penanda dari Komdigi.
Tangkapan layar konten yang beredar, dengan penanda dari Komdigi. Sumber gambar: Komdigi

Klaim yang beredar

Di media sosial TikTok beredar sebuah video dengan narasi "Bantuan Sherly Tjoanda". Dalam tayangan itu, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda tampak berbicara kepada penonton: "Maaf kalau boleh tahu, kamu yang sedang memegang HP dari daerah mana ya? Karena kamu tepat melihat saya, maka kamu berhak memilih salah satu bantuan. Bantuannya seperti modal usaha, bangun rumah, dan biaya sekolah ya. Meskipun kamu beda daerah itu tidak masalah." Narasi ini menyiratkan adanya pendaftaran dana bantuan yang terbuka bagi siapa saja yang menonton video tersebut.

Faktanya

Komdigi melakukan penelusuran terhadap konten tersebut dan menyimpulkan bahwa klaim itu tidak benar. Melalui pencarian dengan Google Lens, ditemukan gambar yang identik dengan unggahan di akun Instagram pribadi Sherly Tjoanda, @s_tjo, pada Juni 2025. Konteks foto asli itu sama sekali tidak berhubungan dengan pendaftaran dana bantuan.

Selain itu, video yang beredar di TikTok merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI). Pemeriksaan menunjukkan kemungkinan bahwa video tersebut dibuat dengan AI mencapai 100 persen. Dengan demikian, baik gambar maupun suara yang ditampilkan tidak dapat diperlakukan sebagai pernyataan resmi Sherly Tjoanda.

Analisis

Kasus ini memperlihatkan pola yang kian sering muncul: materi lama atau materi pribadi diambil, lalu diubah dengan teknologi AI untuk menghasilkan ujaran yang tidak pernah diucapkan tokoh bersangkutan. Foto dari Instagram pribadi pada Juni 2025 dipakai sebagai bahan, kemudian dirangkai menjadi video yang seolah-olah berisi tawaran bantuan. Perpaduan antara wajah tokoh publik dan janji dana membuat konten semacam ini mudah menarik perhatian, terutama bagi warga yang sedang membutuhkan bantuan ekonomi.

Yang dirugikan bukan hanya masyarakat yang berpotensi mengikuti arahan dalam video, tetapi juga Sherly Tjoanda sebagai pihak yang namanya dicatut. Karena video menampilkan sosok gubernur secara langsung, penonton bisa mengira tawaran itu resmi dan mengikuti langkah lanjutan yang tidak diketahui isinya. Perlu ditegaskan bahwa sumber tidak menyebut adanya tautan, permintaan data, atau pembayaran dalam kasus ini, sehingga dugaan ke arah sana tidak dapat dipastikan.

Publik dapat memeriksa sendiri sebelum mempercayai konten serupa. Pertama, telusuri gambar atau video dengan pencarian visual untuk menemukan versi aslinya. Kedua, bandingkan dengan kanal resmi tokoh atau lembaga yang bersangkutan. Ketiga, waspadai video yang menampilkan tokoh publik dengan gerakan mulut dan suara yang terasa tidak wajar. Keempat, ingat bahwa program bantuan pemerintah biasanya diumumkan melalui saluran resmi, bukan melalui video ajakan personal di media sosial.

Kesimpulan

Klaim mengenai pendaftaran dana bantuan dari Sherly Tjoanda yang beredar di TikTok adalah hoaks. Komdigi menemukan bahwa foto yang dipakai berasal dari unggahan Instagram pribadi pada Juni 2025 tanpa kaitan dengan bantuan, sedangkan videonya merupakan rekayasa AI dengan kemungkinan mencapai 100 persen. Masyarakat disarankan tidak menyebarkan konten tersebut dan merujuk pada kanal resmi untuk informasi bantuan.

Sumber verifikasi

Komdigi · 30 September 2026Pendaftaran Dana Bantuan dari Sherly Tjoanda

Tautan pembanding

Tentang cek fakta ini. Artikel ini adalah telaah dan penulisan ulang IMPRESI atas hasil verifikasi Komdigi, dengan analisis tambahan dari tim IMPRESI. Draf awal dibantu kecerdasan buatan dan setiap cek fakta diperiksa serta disetujui editor sebelum terbit. Lihat metodologi.

Koreksi. Bila menemukan kekeliruan, sampaikan ke impresimediamonitoring@gmail.com. Menemukan klaim lain yang meragukan? Laporkan ke IMPRESI.

Kutip publikasi ini

IMPRESI. (2026). Klaim Pendaftaran Dana Bantuan Sherly Tjoanda Beredar di TikTok, Hasil Penelusuran: Hoaks. Institut Media dan Ruang Publik Indonesia. https://impresi.or.id/cek-fakta/cek-fakta-pendaftaran-dana-bantuan-dari-sherly-tjoanda

Data dan temuan boleh dikutip dengan menyebut IMPRESI dan menautkan halaman ini.