Klaim Indonesia Peringkat 5 Terbawah soal Harapan Hidup: Hoaks
Unggahan di X/Twitter mengklaim PBB menempatkan Indonesia di peringkat 230 dan lima terbawah untuk harapan hidup, dengan usia 58 tahun. Faktanya, data Divisi Kependudukan PBB yang dirangkum worldometers.info menempatkan Indonesia di urutan 163 dengan harapan hidup 71 tahun.
Sebuah unggahan di media sosial X/Twitter menyebut PBB menempatkan Indonesia di posisi 230 dan lima terbawah dalam hal harapan hidup, dengan angka hanya 58 tahun.

Cek FaktaHoaks
Klaim yang beredar
Di media sosial X/Twitter beredar unggahan yang menyatakan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menempatkan Indonesia pada posisi 230 dalam urutan harapan hidup, sekaligus menjadikannya lima negara terbawah, dengan perkiraan usia hidup hanya 58 tahun.
Faktanya
Pemeriksaan yang dilakukan Komdigi, dengan merujuk pada pemeriksa fakta turnbackhoax.id, menunjukkan klaim itu tidak berdasar. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan frasa kunci tentang peringkat harapan hidup negara menurut PBB ke mesin pencari Google. Hasilnya mengarah ke worldometers.info, situs yang menyusun urutan harapan hidup populasi dunia berdasarkan data Divisi Kependudukan PBB.
Menurut data tersebut, Indonesia justru berada di urutan ke-163 dengan harapan hidup mencapai 71 tahun. Adapun posisi 230 ditempati Sudan Selatan, dengan angka harapan hidup 57,97 tahun. Sementara itu, angka 58,63 tahun merupakan milik Lesotho yang berada di peringkat 228. Dengan demikian, tidak ada satu pun angka dalam klaim yang cocok dengan data PBB sebagaimana dirangkum situs tersebut.
Analisis
Klaim ini menyesatkan karena mencampur beberapa angka yang tampaknya diambil dari daftar yang sama, lalu ditempelkan pada negara yang salah. Peringkat 230, angka 58 tahun, dan label lima terbawah adalah potongan data yang nyata, tetapi semuanya merujuk pada negara lain. Penyajian semacam ini membuat klaim terlihat kredibel karena menyertakan nama lembaga besar dan angka yang spesifik, padahal kaitannya dengan Indonesia tidak ada.
Dampaknya, pembaca yang tidak menelusuri sumber bisa memperoleh gambaran keliru tentang kondisi kesehatan dan kesejahteraan di Indonesia. Klaim seperti ini juga berpotensi memperkeruh diskusi publik mengenai kebijakan kesehatan, karena dibangun di atas data yang salah alamat.
Untuk memeriksa sendiri, publik dapat membuka worldometers.info dan mencocokkan posisi Indonesia dengan angka yang disebut dalam unggahan. Langkah sederhana ini cukup untuk melihat bahwa urutan dan angka yang diklaim tidak sesuai. Pembaca juga sebaiknya menelusuri apakah suatu angka benar-benar merujuk pada negara yang disebut, bukan hanya pada daftar yang sama.
Kesimpulan
Klaim bahwa PBB menempatkan Indonesia di peringkat 230 dan lima terbawah dengan harapan hidup 58 tahun adalah hoaks. Data Divisi Kependudukan PBB yang dirangkum worldometers.info menempatkan Indonesia di urutan 163 dengan harapan hidup 71 tahun, sementara peringkat 230 dan angka 58 tahun merujuk pada negara lain.
Sumber verifikasi
Komdigi · 28 September 2026Angka Harapan Hidup di Indonesia Masuk Peringkat 5 Terbawah Menurut Survey PBBTautan pembanding
Kutip publikasi ini
IMPRESI. (2026). Klaim Indonesia Peringkat 5 Terbawah soal Harapan Hidup: Hoaks. Institut Media dan Ruang Publik Indonesia. https://impresi.or.id/cek-fakta/cek-fakta-angka-harapan-hidup-di-indonesia-masuk-peringkat-5-terbawah-menurut-survey-pbb
Data dan temuan boleh dikutip dengan menyebut IMPRESI dan menautkan halaman ini.
